IHSG
IHSG Anjlok 11,57% ke 5.185, Rekam Jasa 1998 — MSCI Ancam Turunkan RI ke Standalone Market, Dana Asing Berpotensi Keluar hingga Rp132 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 11,57 persen ke level 5.185 pada Jumat, 16 Oktober 2026 — penurunan terdalam sejak krisis 1998 dan terendah sejak 6 November 2020. Gempa pasar ini dipicu oleh langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi publik untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market ke kasta terendah, Standalone Market. Analis Bank Danamon memperkirakan aliran keluar dana asing (capital outflow) dapat mencapai Rp132 triliun. Akibatnya, saham blue chip seperti BBCA anjlok hingga 13,17%, kapitalisasi pasar emiten menyusut ke Rp610 triliun, dan rupiah tertekan di kisaran Rp17.955 per dolar AS. Keputusan final MSCI diproyeksikan baru dikeluarkan pada Juni 2027.