Komoditas
Penertiban Tambang Timah Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS: Produksi Naik 75%, Laba Melonjak 805%
Penertiban tambang timah ilegal di Bangka Belitung berpotensi menjadi katalis pemulihan produksi PT Timah Tbk (TINS). Pemerintah menargetkan penutupan sekitar 1.000 tambang ilegal, yang selama ini menekan rantai pasok resmi dan produksi emiten pelat merah tersebut. Momentumnya terlihat kuat pada semester I-2026: produksi bijih timah naik sekitar 75% menjadi 12.232 ton Sn, pendapatan melonjak 147% menjadi Rp10,42 triliun, dan laba bersih melejit sekitar 805% menjadi Rp2,71 triliun. Harga timah LME yang tinggi dan prospek permintaan semikonduktor serta AI turut menopang fundamental TINS. Analis merekomendasikan Buy dengan target harga Rp4.700-Rp5.000 per saham.