Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
Blue Chip positif ⏱ 5 menit

BEI Buka Akses Investor RI ke Saham BYD dan Tencent Lewat Single Stock Futures

BEI Buka Akses Investor RI ke Saham BYD dan Tencent Lewat Single Stock Futures
Wikimedia Commons - SCBD Jakarta

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka akses bagi investor ritel Indonesia untuk bertransaksi saham raksasa global seperti BYD dan Tencent melalui produk Single Stock Futures (SSF) yang berbasis saham di Bursa Hong Kong (HKEx). Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan produk ini memungkinkan investor melakukan hedging, profit optimization di kondisi bullish dan bearish, serta transaksi dengan leverage yang lebih kecil.

Pada Senin, 13 Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan langkah strategis yang membuka akses bagi investor ritel Indonesia untuk bertransaksi saham-saham raksasa global, termasuk BYD dan Tencent, melalui produk Single Stock Futures (SSF). Langkah ini menandai babak baru dalam pengembangan pasar derivatif di Indonesia.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa pengembangan produk SSF ini memungkinkan produk turunan saham yang tercatat di Bursa Hong Kong (HKEx) dapat diperdagangkan di bursa Indonesia. Meski demikian, perusahaan-perusahaan tersebut tidak akan mencatatkan saham secara langsung di BEI — melainkan melalui instrumen derivatif yang menggunakan saham mereka sebagai aset acuan (underlying asset).

"Jadi nanti misalnya nama-nama yang sudah kita kenal, BYD, Tencent, itu bisa jadi underlying dari single stock futures," ungkap Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (13/7/2026).

BYD adalah perusahaan otomotif listrik asal China yang telah menjadi pemimpin global dalam segmen kendaraan listrik (EV), sementara Tencent Holdings adalah salah satu raksasa teknologi terbesar di dunia dengan portofolio bisnis di bidang game, media sosial, dan pembayaran digital. Kedua saham tersebut merupakan favorit investor global dan kini dapat diakses oleh investor Indonesia melalui produk SSF.

Apa Itu Single Stock Futures (SSF)?

📎 Baca Juga

Single Stock Futures (SSF) atau Kontrak Berjangka Saham adalah produk derivatif berupa perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli suatu saham di masa depan dengan harga yang telah ditentukan sejak awal. Produk ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2024 oleh BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

SSF memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan produk investasi konvensional. Pertama, investor dapat melakukan lindung nilai (hedging) atas portofolio mereka dari pergerakan harga saham underlying. Kedua, SSF dapat digunakan sebagai alternatif investasi untuk profit optimization, baik saat pasar bullish maupun bearish — investor dapat mengambil posisi beli (long) ketika pasar naik atau posisi jual (short) ketika pasar turun.

Ketiga, dana yang dibutuhkan investor jauh lebih kecil dibandingkan membeli saham secara langsung karena SSF ditransaksikan secara leverage. Keempat, realisasi keuntungan didapatkan lebih cepat karena penyelesaian SSF dilakukan secara tunai dalam 1 Hari Bursa (T+1).

Selain itu, perdagangan SSF di BEI dijamin aman dan transparan karena ditransaksikan secara real time di bursa, diawasi oleh BEI dan OJK, serta penyelesaian transaksinya dijamin oleh KPEI.

Kerja Sama Resiprokal BEI-HKEx

Tidak hanya menghadirkan akses ke saham global, perjanjian ini juga memberi kemudahan bagi perusahaan tercatat di Indonesia untuk mencatatkan sahamnya di HKEx dengan prosedur yang lebih sederhana. Langkah ini disebut dapat memangkas prosedur pencatatan di bursa global.

"Setelah mereka tercatat di Bursa Efek Indonesia, mereka bisa tercatat di Bursa Hong Kong misalnya dengan prosedur yang lebih sederhana. Untuk mendapatkan apa? Untuk mendapatkan exposure terhadap basis investor yang lebih luas," jelas Jeffrey.

Sebelumnya, BEI telah bekerja sama dengan Straits Times Index (STI) dan menerbitkan dua hingga tiga instrumen deposit receipt (DR). Saat ini, BEI juga sedang membuka diskusi dengan Stock Exchange of Thailand (SET) untuk pencatatan resiprokal, menunjukkan ambisi bursa Indonesia untuk semakin terintegrasi dengan pasar modal regional dan global.

Implikasi bagi Pasar Modal Indonesia

Langkah BEI ini merupakan terobosan signifikan yang membawa sejumlah implikasi positif bagi pasar modal Indonesia:

  1. Diversifikasi Produk Investasi — Investor ritel Indonesia kini memiliki opsi instrumen derivatif yang lebih beragam, tidak hanya terbatas pada saham biasa, reksa dana, atau obligasi.
  1. Akses ke Saham Global — Melalui SSF, investor Indonesia dapat memperoleh eksposur terhadap kinerja saham-saham unggulan global seperti BYD dan Tencent tanpa perlu membuka rekening di bursa luar negeri secara langsung.
  1. Likuiditas Pasar — Produk derivatif baru diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi dan likuiditas pasar modal Indonesia secara keseluruhan.
  1. Hedging dan Manajemen Risiko — Investor institusi maupun ritel dapat menggunakan SSF sebagai alat lindung nilai portofolio di tengah volatilitas pasar yang tinggi.
Dengan langkah ini, BEI menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu Single Stock Futures (SSF)?

Single Stock Futures (SSF) atau Kontrak Berjangka Saham adalah produk derivatif berupa kontrak antara dua pihak untuk menjual atau membeli suatu saham di masa depan dengan harga yang telah ditentukan. Produk ini memungkinkan investor melakukan hedging dan profit optimization di berbagai kondisi pasar.

Apakah investor bisa langsung membeli saham BYD dan Tencent di BEI?

Tidak secara langsung. Saham BYD dan Tencent tidak tercatat di BEI. Namun, investor dapat bertransaksi SSF yang menggunakan saham BYD dan Tencent sebagai aset acuan (underlying), sehingga secara tidak langsung memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham tersebut.

Berapa modal minimum untuk trading SSF?

Modal yang dibutuhkan untuk trading SSF jauh lebih kecil dibandingkan membeli saham langsung karena SSF diperdagangkan secara leverage. Namun, besaran pastinya tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan efek dan margin yang ditetapkan.

Apa keuntungan SSF dibandingkan saham biasa?

Keuntungan SSF meliputi: (1) Dua arah trading (long dan short), (2) Leverage sehingga modal lebih kecil, (3) Penyelesaian T+1 (lebih cepat dari saham biasa T+2), (4) Dapat digunakan sebagai alat lindung nilai (hedging) portofolio.

Apakah SSF sudah tersedia untuk semua investor?

SSF dapat diperdagangkan oleh investor yang telah membuka rekening efek di perusahaan efek yang menyediakan layanan produk derivatif. Investor disarankan untuk memahami risiko leverage sebelum bertransaksi SSF.

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter