Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
Rupiah & BI netral ⏱ 4 menit

Destry Damayanti Resmi Disetujui DPR Jadi Gubernur BI 2026-2031, Gantikan Perry Warjiyo: Ini Konsekuensinya ke IHSG & Rupiah

Destry Damayanti Resmi Disetujui DPR Jadi Gubernur BI 2026-2031, Gantikan Perry Warjiyo: Ini Konsekuensinya ke IHSG & Rupiah
Museum Bank Indonesia / Wikimedia Commons

Komisi XI DPR RI secara resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031 melalui fit and proper test pada Rabu (26/8/2026). Keputusan diumumkan Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun pada Kamis (27/8/2026). Bersamaan, Aida S Budiman disetujui sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) dan Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur. Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Rapat Paripurna DPR yang meresmikan dewan gubernur baru dijadwalkan pada 1 September 2026, disusul pelantikan di Mahkamah Agung.

Jakarta, Emiten.org - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Keputusan ini diambil setelah Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon tunggal usulan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (26/8/2026).\n\n\"Komisi XI DPR RI berdasarkan musyawarah untuk mufakat menyetujui dan menetapkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031,\" kata Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, Kamis (27/8/2026).\n\nDestry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 25 Juli 2026. Penetapan ini menutup babak baru kepemimpinan bank sentral yang menjadi sorotan pasar sejak awal Agustus, ketika Presiden Prabowo mengirimkan Surat Presiden (Surpres) usulan calon dewan gubernur BI kepada pimpinan DPR melalui Mensesneg Prasetyo Hadi.\n\nKetua DPR RI Puan Maharani menyatakan Surpres tersebut berisi pencalonan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI sekaligus usulan calon Deputi Gubernur Senior (DGS) dan Deputi Gubernur (DG) karena adanya pergeseran posisi.\n\n\"Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon Gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti, dan satu calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S Budiman, dan dua nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yaitu Bapak Solikin M. Juhro dan Bapak M. Anwar Bashori,\" jelasnya.\n\nDewan Gubernur Baru: Destry-Aida-Solikin\n\nSelain Destry, Komisi XI DPR juga menyetujui Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI yang baru, menggantikan posisi Destry Damayanti. Sementara Solikin M Juhro disetujui sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan posisi Aida.\n\nRangkaian pergantian ini menjadi mata rantai suksesi di jajaran dewan gubernur BI. Setelah penetapan hasil fit and proper test, DPR akan meresmikan kesepakatan pemilihan dewan gubernur baru ini dalam Rapat Paripurna yang dijadwalkan digelar pada 1 September 2026. Selanjutnya, para dewan gubernur BI baru akan dilantik di Mahkamah Agung sesuai Surat Keputusan Presiden Prabowo Subianto. Mereka akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.\n\nSiapa Destry Damayanti?\n\nDestry Damayanti adalah ekonom senior yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Sosoknya dinilai memahami dinamika pasar dan kebijakan moneter di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang masih tinggi. Penunjukannya sebagai calon tunggal menunjukkan adanya konsolidasi kekuatan dukungan, mulai dari Istana hingga parlemen.\n\nSebelum ditetapkan sebagai Gubernur, Destry sempat menjadi radar bursa calon pengganti Perry Warjiyo sejak awal Agustus 2026. Namanya masuk bersamaan dengan sejumlah sosok lain yang dipanggil Prabowo ke Istana, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai pilihan tunggal Presiden.\n\nDampak ke IHSG dan Rupiah\n\nKepastian kepemimpinan BI ini hadir di tengah sentimen pasar yang mulai membaik. Pada perdagangan Kamis (27/8/2026), IHSG ditutup menguat signifikan 1,81% atau naik 116,06 poin ke level 6.521,75, setelah sehari sebelumnya (Rabu, 26/8/2026) sempat anjlok 1,48% ke 6.405,69. Penguatan yang mengerek indeks kembali menembus level 6.500 ini didorong harapan pasar terhadap stabilitas kebijakan moneter di bawah kepemimpinan baru.\n\nSebanyak 578 saham ditutup menguat, 103 melemah, dan 282 stagnan. Seluruh sektor bergerak di zona hijau. Sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 6,26%, diikuti barang konsumer non-primer 3,53%, utilitas 3,03%, dan properti 2,69%.\n\nAdapun dari sisi nilai tukar, pemerintah dan BI kompak memproyeksikan rupiah berada di level Rp17.500 per dolar AS pada 2027, sejalan dengan asumsi makro RAPBN 2027. Deputi Gubernur BI Aida S Budiman menyebut proyeksi kurs tersebut sesuai dengan angka RAPBN. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, asumsi kurs Rp17.500 dan imbal hasil SBN tenor 10 tahun di level 6,9% sejalan dengan upaya pemerintah memperkokoh stabilitas makro, menjaga arus modal, meningkatkan investasi dan ekspor, serta pengelolaan pembiayaan yang prudent.\n\nDengan kepastian arah kepemimpinan BI, pelaku pasar kini mencermati agenda Rapat Paripurna DPR pada 1 September 2026 sebagai tonggak resmi pergantian dewan gubernur. Fokus berikutnya adalah sinyal kebijakan moneter yang akan diambil Destry di tengah tantangan menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan Destry Damayanti ditetapkan sebagai Gubernur BI?

Komisi XI DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 setelah fit and proper test pada Rabu (26/8/2026). Keputusan diumumkan Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun pada Kamis (27/8/2026).

Siapa yang digantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI?

Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Destry sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Siapa saja dewan gubernur BI baru yang disetujui DPR?

Selain Destry sebagai Gubernur, DPR menyetujui Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) dan Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. M Anwar Bashori juga diusulkan sebagai calon deputi gubernur.

Kapan dewan gubernur BI baru akan diresmikan dan dilantik?

Rapat Paripurna DPR yang meresmikan dewan gubernur BI baru dijadwalkan pada 1 September 2026. Setelah itu, para pejabat akan dilantik di Mahkamah Agung sesuai Surat Keputusan Presiden, dan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

Bagaimana dampak penunjukan Gubernur BI baru terhadap IHSG dan rupiah?

Kepastian kepemimpinan BI hadir saat IHSG ditutup menguat 1,81% ke 6.521,75 pada 27/8/2026, kembali menembus level 6.500. Sementara itu, pemerintah dan BI memproyeksikan rupiah di Rp17.500 per dolar AS pada 2027 sesuai asumsi RAPBN 2027.

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter