Harga saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) ditutup stagnan di Rp5.725 pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Volume transaksi tercatat 14,5 juta lembar, di bawah rata-rata volume 3 bulan sebesar 21,7 juta. Secara teknikal, saham ini berada dalam kondisi oversold dengan RSI(14) di 21,5.
Performa Harga dan Teknikal
đ Baca Juga
- Musim Laba Bank Semester I 2026: SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 40%, Maybank (BNII) Cetak Rp698 Miliar di Tengah Bunga Tinggi
- Allo Bank Cetak Laba Bersih Rp130 Miliar di Kuartal II-2026, Naik 14% â Kredit Tembus Rp9,5 Triliun, NIM Capai 10,9%
- GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem
Dalam sepekan terakhir, EMAS masih mencatat kenaikan +3,2%, namun dalam sebulan tertekan -18,2% dan dalam tiga bulan ambles -30,6%. Rata-rata pergerakan 20 hari (SMA20) berada di Rp6.128, sementara SMA50 di Rp6.962, mengindikasikan tren bearish jangka pendek dan menengah. Level support terdekat berada di Rp5.600 yang sudah diuji satu kali, kemudian Rp5.425 (dua kali uji). Resistance terdekat di Rp5.875 (satu kali uji) dan Rp5.975.
Fundamental yang Masih Negatif
Dari sisi fundamental, EMAS masih mencatatkan kerugian. EPS (TTM) negatif Rp35,5, margin operasi minus 273,8%, dan margin laba bersih 0%. ROE dan ROA masing-masing -9,3% dan -1,3%. Perusahaan memiliki total kas Rp48,4 juta namun total utang Rp366,9 juta, dengan debt-to-equity ratio 99,7%. Free cash flow negatif Rp220,4 juta. Valuasi sangat tinggi dengan PER forward 417.883,2x dan PBV 229.000,00x, tanpa dividen.
Sentimen Pasar dan Berita Terbaru
Harga emas global turun -0,71% ke USD4.041 per ons, sementara IHSG stagnan di 6.042. Berita terbaru menyebutkan target harga EMAS dipangkas oleh analis, dan debut IPO di Hong Kong sempat anjlok 8,12%. JP Morgan juga terpantau aktif di saham ini. Meski perusahaan masih rugi, penjualan emas ke Antam tetap berjalan.
Dampak ke Investor Ritel
Investor ritel perlu mewaspadai kondisi oversold yang bisa memicu rebound jangka pendek, namun fundamental yang lemah menjadi risiko besar. Harga di bawah SMA20 dan SMA50 mengonfirmasi tren turun. Support Rp5.600 menjadi kunci; jika ditembus, potensi koreksi ke Rp5.425 terbuka. Sebaliknya, tembus resistance Rp5.875 bisa menjadi sinyal pemulihan awal.
Outlook ke Depan
Dalam jangka pendek, EMAS berpotensi technical rebound karena oversold. Namun, tanpa perbaikan fundamental, kenaikan mungkin terbatas. Investor perlu mencermati laporan keuangan berikutnya dan pergerakan harga emas global. Jika emas terus tertekan, EMAS berisiko melanjutkan pelemahan.
