Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
๐Ÿ† Best Score
Energi bullish โฑ 7 menit

Enerji Hijau Makin Dikebut: Biomethane PGN hingga Proyek PLTS 130 MW Futura

Enerji Hijau Makin Dikebut: Biomethane PGN hingga Proyek PLTS 130 MW Futura
Foto: Unsplash/Andreas Gรผcklhorn

Industri energi terbarukan Indonesia bergerak cepat. PGN kembangkan gas biomethane dari limbah sawit, Futura Energi Global siapkan PLTS 130 MW di Bali, dan Pertamina uji coba CEOR offshore. Simak perkembangan dan prospek investasi saham energi hijau 2026.

Revolusi Energi Hijau di Indonesia

๐Ÿ“Ž Baca Juga

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi transisi energi Indonesia. Berbagai proyek energi terbarukan (EBT) mulai memasuki tahap implementasi. Mulai dari pengembangan gas biomethane dari limbah sawit oleh PGN, proyek PLTS 130 MW di Bali oleh Futura Energi Global (FUTR), hingga implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) offshore pertama di Indonesia oleh Pertamina Hulu Energi.

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060 dan implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025โ€“2034.

PGN Kembangkan Biomethane dari Limbah Sawit

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melalui Subholding Gas Pertamina tengah mengembangkan gas biomethane dari limbah pabrik kelapa sawit (POME). Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, menjelaskan bahwa rencana ini dijalankan untuk meningkatkan suplai gas domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Proyek ini juga melibatkan kerja sama dengan tiga perusahaan gas dari Jepang, yakni Osaka Gas, JGC Holdings Corporation, dan INPEX CORPORATION. Studi kelayakan telah dilakukan sejak 2022, dan kini PGN mulai mengembangkan infrastruktur injection point di Sumatera Selatan.

Futura Energi Global Siapkan 5 Lini Bisnis EBT

PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) mendapat persetujuan RUPS untuk mengubah status menjadi perusahaan investasi dan mengembangkan lima lini bisnis energi hijau: panas bumi, PLTS, pembangkit listrik tenaga minihidro, perdagangan karbon, serta pusat data berbasis energi hijau.

Presiden Direktur FUTR, Anggara Suryawan, mengatakan saat ini FUTR tengah mengembangkan proyek PLTS berkapasitas 130 MW di Bali melalui kerja sama dengan Zhejiang Energy PV-Tech Co. Ltd. Pemegang saham pengendali FUTR juga telah memiliki aset panas bumi melalui PT Sejahtera Alam Energy yang mengantongi PPA berkapasitas 220 MW dengan nilai investasi US$ 80 juta.

Terobosan CEOR Offshore Pertamina

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak usahanya PHE OSES berhasil melakukan injeksi perdana polimer untuk Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Rama, lepas pantai Indonesia. Ini merupakan implementasi CEOR offshore pertama di Indonesia.

Teknologi polymer flooding diterapkan dengan menginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir untuk meningkatkan faktor perolehan minyak. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa CEOR ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran teknis.

Prospek Saham Energi Terbarukan 2026

Dengan semakin masifnya proyek energi hijau, saham-saham seperti FUTR, PGAS, dan PGEO diproyeksikan memiliki prospek pertumbuhan yang menarik. FUTR dengan portofolio proyek EBT yang mulai terwujud menjadi salah satu saham yang patut dicermati.

PGAS dan PGEO sebagai pemain gas bumi dan panas bumi juga diuntungkan dari tren transisi energi. Pemerintah juga terus mendorong bauran EBT yang saat ini baru mencapai 17,89% dan ditargetkan naik signifikan ke depannya.

Risiko dan Tantangan

Meski prospek cerah, sektor energi terbarukan di Indonesia masih menghadapi tantangan pendanaan dan infrastruktur. Biaya investasi awal yang besar menjadi hambatan utama pengembangan proyek EBT.

Regulasi yang masih berkembang dan ketergantungan pada mitra asing untuk teknologi juga menjadi risiko. Investor perlu mencermati kemampuan emiten dalam mengeksekusi proyek dan kondisi keuangannya.

FAQ

Apa itu biomethane dan bagaimana pengembangannya di Indonesia?

Biomethane adalah gas alam yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik, termasuk limbah sawit (POME). PGN bersama mitra dari Jepang sedang mengembangkan proyek ini di Sumatera Selatan untuk memperkuat pasokan gas domestik.

Emiten apa yang paling diuntungkan dari tren energi hijau?

FUTR dengan 5 lini bisnis EBT, PGAS dengan proyek biomethane, dan PGEO di panas bumi menjadi emiten yang paling terdampak positif. Pertamina sebagai BUMN juga diuntungkan dari proyek CEOR dan transisi energi.

Kapan target Net Zero Emission Indonesia?

Pemerintah menargetkan Net Zero Emission pada 2060. Bauran EBT saat ini baru mencapai 17,89% pada April 2026 dan terus ditingkatkan melalui berbagai proyek energi terbarukan.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org โ€” menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu biomethane dan bagaimana pengembangannya di Indonesia?

Biomethane adalah gas alam yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik, termasuk limbah sawit (POME). PGN bersama mitra dari Jepang sedang mengembangkan proyek ini di Sumatera Selatan untuk memperkuat pasokan gas domestik.

Emiten apa yang paling diuntungkan dari tren energi hijau?

FUTR dengan 5 lini bisnis EBT, PGAS dengan proyek biomethane, dan PGEO di panas bumi menjadi emiten yang paling terdampak positif. Pertamina sebagai BUMN juga diuntungkan dari proyek CEOR dan transisi energi.

Kapan target Net Zero Emission Indonesia?

Pemerintah menargetkan Net Zero Emission pada 2060. Bauran EBT saat ini baru mencapai 17,89% pada April 2026 dan terus ditingkatkan melalui berbagai proyek energi terbarukan.

Apa itu Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR)?

CEOR adalah teknologi untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir dengan menginjeksikan bahan kimia seperti polimer. Pertamina berhasil mengimplementasikannya di Lapangan Rama lepas pantai Indonesia.

Share: WhatsApp ๐• Twitter