Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
IHSG netral ⏱ 4 menit

IHSG Rebound usai Aksi Profit Taking: Potensi Bullish Masih Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

IHSG Rebound usai Aksi Profit Taking: Potensi Bullish Masih Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global
Wikimedia Commons

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,09% ke level 6.334,48 pada perdagangan Rabu (22/7), terdorong aksi profit taking setelah reli 9 hari beruntun. Namun, analis memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan gerakan sideways di rentang 6.270-6.370 pada Kamis (23/7/2026). Investor asing mencatat net sell Rp920,2 miliar, sementara harga komoditas global seperti minyak dan emas menguat signifikan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (22/7/2026) di level 6.334,48, turun 0,09% dari posisi sebelumnya. Pelemahan ini terjadi seiring aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar setelah IHSG mencatatkan reli selama 9 hari berturut-turut.

Meski demikian, momentum penguatan IHSG dinilai masih terjaga. Analis dari Samuel Sekuritas dalam risetnya pada Kamis (23/7/2026) memproyeksikan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam dari pasar global dan domestik. Rentang pergerakan diperkirakan berada di level 6.270 hingga 6.370.

Wall Street Melemah, Komoditas Menguat

Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Rabu waktu setempat. Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,01%, S&P 500 melemah 0,14%, dan Nasdaq turun 0,57%. Pelemahan ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah ke level tertinggi dalam enam minggu terakhir.

Harga minyak mentah WTI tercatat naik 2,26% menjadi USD 86,83 per barel, sementara minyak mentah Brent melonjak 3,36% ke level USD 94,07 per barel. Harga batu bara juga menguat 0,78% menjadi USD 135,55 per ton. Tak ketinggalan, emas tercatat menguat 1,31% ke level USD 4.130 per ons, sementara CPO naik 0,26% menjadi MYR 4.622 per ton.

Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik 2,64 bps menjadi 4,655%, sementara Indeks Dolar AS (DXY) turun tipis 0,05% ke level 101,13.

Aksi Jual Investor Asing

Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp920,2 miliar pada Rabu (22/7). Rinciannya, jual bersih di pasar reguler mencapai Rp1.113,2 miliar, sementara di pasar negosiasi tercatat beli bersih Rp193,0 miliar.

Saham-saham dengan jual bersih asing terbesar di pasar reguler antara lain PT DSSA Energi Tbk (DSSA) sebesar Rp229,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp141,0 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp137,2 miliar. Sementara itu, saham-saham yang mencatatkan beli bersih asing terbesar adalah PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp55,5 miliar, PT Antam Tbk (ANTM) sebesar Rp48,9 miliar, dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp44,4 miliar.

Top gainers yang mendorong indeks antara lain saham BREN, CASA, dan VKTR. Sedangkan saham penekan utama indeks adalah BBRI, AMMN, dan BMRI.

Pasar Asia dan Outlook Hari Ini

Pasar Asia menunjukkan pergerakan mixed pada perdagangan Rabu (22/7). Hang Seng Index turun 0,95%, Nikkei 225 turun 0,18%, sementara Shanghai Composite naik tipis 0,07%. Adapun pada Kamis (23/7) pagi, KOSPI dibuka menguat 3,55% dan Nikkei naik 0,72%, memberi sentimen positif bagi IHSG.

"Hari ini kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam di pasar global dan domestik," ujar analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (23/7). Pergerakan indeks diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas global dan aliran modal asing.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%, langkah yang dinilai positif untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik minat investor asing. Kebijakan ini turut mendukung prospek IHSG dalam jangka menengah.

Kesimpulannya, meskipun terdapat tekanan jual jangka pendek, fundamental ekonomi makro dan harga komoditas yang masih tinggi menjadi katalis positif bagi IHSG untuk kembali menguat dalam jangka pendek hingga menengah.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa penyebab IHSG melemah pada 22 Juli 2026?

IHSG melemah 0,09% ke level 6.334,48 akibat aksi profit taking atau ambil untung oleh pelaku pasar setelah reli 9 hari beruntun. Investor asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp920,2 miliar.

Bagaimana proyeksi IHSG pada 23 Juli 2026?

Analis memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di rentang 6.270-6.370. Sentimen pasar global masih beragam dengan pelemahan Wall Street namun harga komoditas yang menguat memberi katalis positif.

Saham apa saja yang paling banyak dijual dan dibeli asing?

Jual bersih asing terbesar: DSSA (Rp229,9 miliar), BBRI (Rp141,0 miliar), ASII (Rp137,2 miliar). Beli bersih asing terbesar: TINS (Rp55,5 miliar), ANTM (Rp48,9 miliar), BNBR (Rp44,4 miliar).

Bagaimana dampak harga komoditas terhadap IHSG?

Harga komoditas yang menguat seperti minyak WTI (naik 2,26% ke USD 86,83/bbl), Brent (naik 3,36% ke USD 94,07/bbl), dan emas (naik 1,31% ke USD 4.130/oz) memberikan sentimen positif terutama bagi saham-saham sektor energi dan tambang.

Apa saja faktor eksternal yang mempengaruhi IHSG saat ini?

Faktor eksternal meliputi pelemahan Wall Street (Dow -0,01%, S&P 500 -0,14%, Nasdaq -0,57%), ketegangan geopolitik Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik, serta kenaikan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun ke 4,655%.

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter
Sumber: https://pasardana.id/news/2026/7/23/analis-market-23-7-2026-ihsg-diperkirakan-bergerak-sideways, https://pasardana.id/news/2026/7/23/analis-market-23-7-2026-ihsg-diproyeksi-bergerak-dalam-rentang-6270-6370, https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260723060702-92-1383873/ihsg-berpeluang-menanjak-hari-ini, https://www.idnfinancials.com/id/news/66439/potensi-ihsg-menguat-usai-bi-tahan-suku-bunga-di-5-75, https://jambi.antaranews.com/berita/662247/ihsg-ditutup-melemah-seiring-profit-taking-pelaku-pasar, https://www.google.com/finance/quote/COMPOSITE:IDX, https://jakartaglobe.id/business/indonesian-stocks-close-lower-after-bi-keeps-rates-at-575