Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
Blue Chip positif ⏱ 5 menit

Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 Triliun di Semester I-2026, Tumbuh 84,4%

Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 Triliun di Semester I-2026, Tumbuh 84,4%
Bank Indonesia Lama (Wikimedia Commons/Rochelimit)

PT Pegadaian (Persero) membukukan laba bersih Rp6,59 triliun pada semester I-2026, tumbuh 84,4% secara tahunan. Total aset melesat ke Rp186,33 triliun, ditopang ekspansi bisnis bank emas dan kredit yang agresif.

Jakarta - PT Pegadaian (Persero) menorehkan kinerja positif hingga 30 Juni 2026. Melalui strategi bisnis yang adaptif dan ekspansi ekosistem emas yang agresif, Pegadaian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp6,59 triliun atau tumbuh 84,4% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp3,58 triliun.

Kinerja Keuangan Semester I-2026

📎 Baca Juga

Akselerasi performa gemilang ini juga tercermin dari realisasi total aset yang kini mencapai Rp186,33 triliun atau meningkat 53,9% dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp121,1 triliun. Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melesat ke angka Rp155,1 triliun atau naik 52,7% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp101,5 triliun.

Pertumbuhan laba yang signifikan ini menunjukkan bahwa Pegadaian berhasil memanfaatkan momentum ekonomi nasional dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Strategi Bank Emas Dorong Ekspansi

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus bertransformasi menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini. Terima kasih kepada Nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan ekonomi, untuk MengEMASkan Indonesia," ujar Damar dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Pegadaian menghadirkan portofolio produk Layanan Bank Emas (Bullion Services) terlengkap di tanah air, meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas. Pegadaian dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang paling mumpuni untuk mengoperasikan sistem Bank Emas ini.

Selain fakta bahwa 90% agunan gadai di Pegadaian berupa emas, perusahaan juga memiliki jaringan ruang penyimpanan emas (vault) dengan standar keamanan internasional terbaik di Indonesia.

Digitalisasi dan Inovasi Layanan

"Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. Dengan hadirnya Layanan Bank Emas, serta aplikasi Tring!, harapannya mampu mempermudah masyarakat dalam berinvestasi bersama Pegadaian," tambah Damar.

Aplikasi Tring! menjadi salah satu kanal digital yang memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan Pegadaian secara mudah, mulai dari gadai, investasi emas, hingga pembiayaan lainnya. Digitalisasi layanan ini menjadi kunci pertumbuhan Pegadaian di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.

Prospek ke Depan

Dengan capaian semester I-2026 yang impresif, Pegadaian optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun. Ekspansi layanan Bank Emas dan penguatan ekosistem digital diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan, seiring dengan meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi emas.

Sebagai BUMN di bawah Kementerian BUMN, Pegadaian terus memperkuat perannya dalam mendukung inklusi keuangan nasional, terutama di segmen masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan akses pembiayaan yang cepat dan mudah.

Pertumbuhan laba Pegadaian yang mencapai 84,4% ini menjadi salah satu kinerja terbaik di antara perusahaan pembiayaan BUMN, menunjukkan bahwa bisnis gadai dan bank emas memiliki prospek yang cerah di Indonesia.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa laba Pegadaian semester I-2026?

Pegadaian membukukan laba bersih Rp6,59 triliun pada semester I-2026, tumbuh 84,4% dibandingkan periode sama tahun 2025 yang sebesar Rp3,58 triliun.

Apa yang mendorong pertumbuhan laba Pegadaian?

Pertumbuhan laba didorong oleh ekspansi layanan Bank Emas (Bullion Services), peningkatan Outstanding Loan (OSL) gross yang naik 52,7% menjadi Rp155,1 triliun, serta digitalisasi layanan melalui aplikasi Tring!.

Berapa total aset Pegadaian saat ini?

Total aset Pegadaian mencapai Rp186,33 triliun per Juni 2026, meningkat 53,9% dari Rp121,1 triliun pada tahun sebelumnya.

Apa itu Layanan Bank Emas Pegadaian?

Layanan Bank Emas atau Bullion Services Pegadaian mencakup Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas.

Bagaimana prospek Pegadaian ke depan?

Pegadaian optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan positif melalui ekspansi Bank Emas, penguatan ekosistem digital, dan meningkatnya literasi masyarakat terhadap investasi emas.

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter