IHSG dan Rupiah Tertekan 4 Hari Berturut-Turut, Rupiah Sentuh Rp18.000; Yield AS dan Outflow Jadi Fokus
Pasar keuangan Indonesia terus tertekan pada Selasa, 29 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan untuk keempat hari berturut-turut, sempat anjlok hingga 2% di sesi pagi ke level 6.079 sebelum pulih ke 6.135 di sesi I (turun 0,21%). Rupiah juga mengalami tekanan berat, tembus melewati level psikologis penting Rp18.000/USD hingga menyentuh Rp18.019 di tengah hari, sebelum memulihkan diri ke Rp17.960 di penutupan. Tekanan berasal dari yield US Treasury 10 Tahun yang mencapai 5,27% (tertinggi dalam 19 tahun), ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed hingga tiga kali lagi hingga pertengahan 2027, dan arus modal keluar yang berkelanjutan. Sampai saat ini, 451 saham melemah, 262 menguat, dan 120 stagnan pada sesi I, dengan volume perdagangan mencapai 24,26 miliar saham bernilai Rp8,1 triliun.