Rupiah Lolos dari Rp18.000-an, Ditutup Perkasa di Rp17.990/US$ — Ini Pendorong dan Peluangnya
Rupiah menutup perdagangan terakhir Juli 2026 dengan perkasa, kembali lolos dari level psikologis Rp18.000/US$ ke posisi Rp17.990 setelah terapresiasi 0,47% pada Jumat (31/7/2026). Penguatan ini membalikkan tekanan sehari sebelumnya ketika rupiah ditutup melemah ke Rp18.075/US$. Katalis utama datang dari eksternal: indeks dolar AS (DXY) anjlok 1,01% ke 99,864 setelah data inflasi Juni dan pertumbuhan ekonomi AS kuartal II yang lebih lemah meredam ekspektasi hawkish The Fed. Dari domestik, Plt Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan fokus menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi dengan mempertahankan BI Rate di 5,75%. Artikel ini mengulas pergerakan rupiah, faktor pendorong penguatan, respons kebijakan BI, hingga prospek rupiah setelah berhasil meninggalkan zona Rp18.000-an.