Harga Tembaga Cetak Rekor di Atas US$6,7/Pon: Amman Mineral (AMMN) dan Merdeka (MDKA) Jadi Penerima Manfaat Terbesar
Harga tembaga dunia mencetak rekor penutupan tertinggi di tengah ketatnya pasokan global dan melonjaknya permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI) serta kendaraan listrik (EV). Harga tembaga bertahan di atas US$6,6 per pon setelah sempat menembus US$6,7 per pon, sementara di London Metal Exchange (LME) harga menguat di atas US$14.000 per ton. Sepanjang 2026 harga tembaga telah naik sekitar 18%. Kondisi ini menjadi katalis positif bagi emiten tambang Indonesia, terutama PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang sahamnya melonjak hingga 26%, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang membukukan penjualan US$775,6 juta atau Rp14 triliun pada kuartal II-2026. Artikel ini mengulas faktor pendorong rekor harga tembaga, dampaknya bagi emiten lokal, serta prospek sektor di tengah kebijakan hilirisasi dan penguatan IHSG yang menembus 6.400.