Danantara Serbu Saham BUMN Murah di Tengah Krizis MSCI, OJK Denda Total Rp2,1 Triliun pada DSSA-BREN-CUAN
Di tengah krisis pasar modal yang dipicu tekanan MSCI, Danantara Indonesia siap memanfaatkan momen lemahnya valuasi saham BUMN untuk berinvestasi jangka panjang. CEO Rosan Roeslani menyatakan valuasi BUMN saat ini 'rendah' sehingga menjadi peluang, dengan fokus pada sektor perbankan, infrastruktur, dan telekomunikasi. Sekaligus itu, OJK memperketat penegakan hukum dengan menjatuhkan denda total Rp2,1 triliun pada tiga emiten bermasalahan — DSSA (Rp1,5 triliun), BREN (Rp500 miliar), dan CUAN (Rp100 miliar) — terkait dugaan manipulasi pasar dan penawaran umum yang tidak transparan. Pemerintah juga menggandeng Polri (Bareskrim) untuk menyelidiki dugaan transaksi terkoordinasi, sementara Wakil Menko Dradjad Hari Wibowo mengkritik metodologi MSCI yang didominasi saham AS.