Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
IHSG bullish ⏱ 6 menit

IHSG Naik ke 5.936, Rupiah Menguat ke Rp18.065 di Tengah Sentimen Dialog AS-Iran

IHSG Naik ke 5.936, Rupiah Menguat ke Rp18.065 di Tengah Sentimen Dialog AS-Iran

IHSG ditutup naik ke level 5.936 pada perdagangan Jumat 10 Juli 2026, sementara nilai tukar rupiah menguat 63-67 poin ke kisaran Rp18.061-Rp18.065 per dolar AS. Sentimen positif datang dari meredanya ketegangan AS-Iran yang membuka ruang dialog kembali.

IHSG Bangkit dari Tekanan

📎 Baca Juga

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup naik ke level 5.936 pada perdagangan Jumat, 10 Juli 2026. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali membuka ruang dialog.

Pengamat pasar menilai penguatan IHSG kali ini cukup signifikan mengingat indeks sempat tertekan dalam beberapa pekan terakhir akibat kekhawatiran eskalasi konflik global. Bursa Asia pun kompak menghijau, mendukung pergerakan positif IHSG.

Sektor-sektor Penggerak IHSG

Beberapa sektor menjadi motor penggerak IHSG pada perdagangan hari ini. Sektor energi menjadi salah satu pendorong utama seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang stabil di level USD 72 per barel. Saham-saham seperti PGEO, HRTA, dan ADRO masuk dalam jajaran top gainers.

Sektor properti dan infrastruktur juga turut mendorong penguatan IHSG. Sentimen positif datang dari kebijakan KPR 40 tahun yang terus menjadi katalis sektor properti. Sementara itu, sektor perbankan cenderung mixed dengan beberapa saham big banks mencatatkan penguatan tipis.

Rupiah Kembali ke Bawah Rp18.100

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan penguatan yang cukup berarti. Rupiah ditutup menguat 63-67 poin ke level Rp18.061-Rp18.065 per dolar AS, tergantung pada sumber referensi kurs yang digunakan. Pergerakan ini menjadikan rupiah kembali betah di bawah level psikologis Rp18.100.

Kurs tengah Bank Indonesia mencatat penguatan yang konsisten, didukung oleh aliran modal asing yang mulai kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia. Stabilitas nilai tukar menjadi perhatian utama pemerintah dan Bank Indonesia.

Faktor Eksternal Dominan

Beberapa faktor eksternal memengaruhi pergerakan IHSG dan rupiah pada pekan kedua Juli 2026:

  1. Dialog AS-Iran - Pembukaan kembali ruang dialog antara AS dan Iran meredakan ketegangan geopolitik, menekan harga minyak dan mengurangi risiko gangguan pasokan energi global.
  1. Kebijakan Suku Bunga Global - Pasar menanti keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan tetap dovish, memberi ruang bagi penguatan mata uang emerging market termasuk rupiah.
  1. Harga Komoditas - Stabilitas harga minyak dan komoditas lainnya mendukung nilai ekspor Indonesia dan memperkuat neraca perdagangan.

Aliran Modal Asing Mulai Masuk

Setelah sempat mengalami net sell yang cukup besar, investor asing mulai menunjukkan minat kembali pada pasar saham Indonesia. Data Bursa mencatat investor asing melakukan aksi beli bersih pada beberapa saham blue chip dan sektor energi.

Analis menilai valuasi pasar yang sudah murah menjadi daya tarik utama bagi investor asing untuk melakukan akumulasi. IHSG yang masih berada di level 5.900-an dinilai undervalued dibandingkan dengan target fundamental yang mencapai 7.000-8.000.

Proyeksi IHSG ke Depan

Untuk perdagangan-pekan mendatang, IHSG diperkirakan akan cenderung mixed dengan potensi penguatan terbatas. Level resistance terdekat berada di 6.000, sementara support di 5.850.

Katalis positif yang dapat mendorong IHSG lebih tinggi antara lain data inflasi yang terkendali, rilis laporan keuangan emiten semester I 2026 yang solid, serta kepastian arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia.

FAQ

Apa penyebab IHSG naik ke 5.936 pada 10 Juli 2026?

IHSG naik didorong sentimen positif dari meredanya ketegangan AS-Iran yang membuka ruang dialog, serta bursa Asia yang kompak menghijau. Sektor energi dan properti menjadi motor penggerak utama.

Berapa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini?

Rupiah ditutup menguat di kisaran Rp18.061-Rp18.065 per dolar AS, menguat 63-67 poin dari perdagangan sebelumnya.

Apa proyeksi IHSG ke depan?

IHSG diperkirakan cenderung mixed dengan resistance di 6.000 dan support di 5.850. Katalis positif meliputi data inflasi terkendali dan laporan keuangan emiten semester I 2026.
Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa penyebab IHSG naik ke 5.936 pada 10 Juli 2026?

IHSG naik didorong sentimen positif dari meredanya ketegangan AS-Iran yang membuka ruang dialog, serta bursa Asia yang kompak menghijau. Sektor energi dan properti menjadi motor penggerak utama.

Berapa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini?

Rupiah ditutup menguat di kisaran Rp18.061-Rp18.065 per dolar AS, menguat 63-67 poin dari perdagangan sebelumnya.

Apa proyeksi IHSG ke depan?

IHSG diperkirakan cenderung mixed dengan resistance di 6.000 dan support di 5.850. Katalis positif meliputi data inflasi terkendali dan laporan keuangan emiten semester I 2026.

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter