Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
Blue Chip netral ⏱ 6 menit

RUPSLB Telkom: Dian Siswarini Digantikan Nanang Hendarno, TLKM-VISI Retak Usai Asing Net Sell Rp1,61 Triliun

RUPSLB Telkom: Dian Siswarini Digantikan Nanang Hendarno, TLKM-VISI Retak Usai Asing Net Sell Rp1,61 Triliun
Wikimedia Commons

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Telkom Indonesia menjadi sorotan publik setelah melaksanakan perubahan direksi. Dian Siswarini digantikan Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama. Saham TLKM dan VISI turun tajam di tengah tekanan jual asing yang mencapai Rp1,61 triliun akhir September 2026.

JAKARTA, — Pasar saham Indonesia kembali diguncang pada akhir September 2026, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,83% ke level 6.071,13 pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Di tengah tekanan yield AS yang tinggi dan arus dana asing keluar, aksi corporasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga jadi sorotan: RUPSLB kedua telah diselenggarakan, dengan Dian Siswarini digantikan Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama, sementara saham TLKM dan VISI retak kuat.

\n\n

RUPSLB Telkom: Dian Siswarini Digantikan Nanang Hendarno

📎 Baca Juga

\n\n

RUPSLB Telkom yang ke-2 kali diselengarakan pada Rabu (30/9/2026) menampilkan beberapa agenda strategis penting. TLKM membahas persetujuan pemisahan tahap kedua bisnis Wholesale Fiber Connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia, sekaligus perubahan susunan pengurus perseroan.

\n\n

Sesuai keterbukaan informasi BEI, RUPSLB TLKM menyetujukan pengangkatan Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama menggantikan Dian Siswarini. Nanang didampingi oleh lima Direksi lainnya dalam menjalankan transformasi digital dan infrastruktur nasional.

\n\n

Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas menilai, aksi korporasi TLKM lebih merupakan bagian dari restrukturisasi strategis dibandingkan perubahan fundamental dalam jangka pendek. Prospek kinerja TLKM tetap ditopang oleh pemulihan bisnis seluler, efisiensi operasional, serta ekspansi infrastruktur digital dan pusat data.

\n\n

Saham TLKM dan VISI Retak di Papan Uji RUPSLB

\n\n

Meski RUPSLB membawa agenda transformasi, pasar meresponsnya dengan tekanan harga. Berdasarkan data perdagangan BEI, TLKM ditutup turun 3,38% ke level Rp2.290 per saham. Tekanan lebih dalam terjadi pada VISI yang anjlok 14,40% ke level Rp1.040 per saham.

\n\n

Para analis menilai penurunan ini mungkin mencerminkan mekanisme profit-taking pasca-RUPSLB serta tekanan luar dari aliran dana asing. Menurut Nafan, pasca-RUPSLB, katalis utama saham TLKM adalah potensi unlock value dari penataan aset fiber, peningkatan efisiensi, dan monetisasi infrastruktur, meskipun investor perlu mencermati eksekusi spin-off dan persaingan industri telekomunikasi.

\n\n

Secara keuangan, kinerja TLKM di semester I-2026 masih cukup robust. Pendapatan tumbuh 3,9% YoY menjadi Rp75,9 triliun. EBITDA naik 3,8% YoY ke Rp37,5 triliun, sementara laba bersih yang telah dinormalisasi tumbuh 6,2% YoY.

\n\n

Asing Net Sell Rp1,61 Triliun: Tekanan dari Luar

\n\n

Meanwhile, tekanan mayor di pasar saham Indonesia masih bersumber dari arus dana asing keluar. Pada perdagangan Rabu (30/9/2026), investor asing mencatat net sell jumbo Rp1,61 triliun di seluruh pasar — data yang cukup mencengkam mengingat ini terjadi hanya sehari sebelum dimulainya short selling di BEI.

\n\n

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 30,12 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp14,03 triliun. Ada 360 saham turun (pemberat IHSG), sementara hanya 308 saham naik dan 125 saham stagnan.

\n\n

Berikut 10 saham terjual asing terbesar pada perdagangan Rabu:

\n\n
    \n
  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp231,1 miliar
  2. \n
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) — Rp225,11 miliar
  4. \n
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) — Rp205,94 miliar
  6. \n
  7. PT Astra International Tbk (ASII) — Rp98,48 miliar
  8. \n
  9. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) — Rp78,89 miliar
  10. \n
  11. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) — Rp75,84 miliar
  12. \n
  13. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) — Rp47,17 miliar
  14. \n
  15. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — Rp46,0 miliar
  16. \n
  17. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) — Rp39,14 miliar
  18. \n
  19. PT Indosat Tbk (INDI) — (sebagian besar)
  20. \n
\n\n

TLKM sendiri masuk sebagai saham ke-2 dengan net sell terbesar, menunjukkan tekanan ganda antara faktor teknis dan fundamental pasca-RUPSLB.

\n\n

IHSG Oktober 2026: Stock-Picking di Tengah Ketidakpastian

\n\n

Dari sisi makro, rupiah berada di kisaran Rp17.870-Rp18.000 per USD, sementara US 10-year Treasury yield berada di 5,26% pada akhir September 2026 (naik 53 bps selama September, tertinggi sejak 2022). Tekanan ini menjadi pemicu utama koreksi IHSG.

\n\n

Budi Frensidy, Pengamat Pasar Modal UI memproyeksikan IHSG pada Oktober akan bergerak di kisaran 5.850–6.400 dengan kecenderungan sideways hingga rebound terbatas. Rully Arya Wisnubroto (Mirae Asset Sekuritas) memperkirakan rentang 5.900–6.500 pada Oktober.

\n\n

Rully menekankan bahwa faktor penting pada Oktober 2026 perlu dilihat dari perkembangan nilai tukar rupiah, global bond yields, dan foreign flows — bukan sekadar pola musiman. Ia merekomendasikan beli saham TLKM dengan target harga Rp3.400 per saham, sambil menekankan sektor telco, poultry, dan perbankan sebagai unggulan.

\n\n

Henry Wibowo, Co-Founder Alphagate Capital menambahkan, investor perlu memfokuskan pada sektor dengan structural growth dan earnings visibility kuat — khususnya data center, supply chain, serta energi dan komoditas. Harga komoditas yang tinggi mendukung pendapatan perusahaan terkait.

\n\n

FAQ

Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter
Sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/saham-tlkm-dan-visi-kompak-tertekan-usai-rupslb-ini-kata-analis, https://investasi.kontan.co.id/news/asing-net-sell-rp-161-triliun-cek-saham-yang-banyak-dijual-di-akhir-september-2026, https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-oktober-2026-berpeluang-rebound-simak-proyeksinya, https://www.kontan.co.id/valuta