IHSG Anjlok 2% ke 5.823,87: Dolar Kuat dan Minyak Panas Houthi Tipu Rupiah, BI Tempur Pasar
IHSG ditutup melemah 2% ke 5.823,87. Tekanan datang dari guncangan Houthi-Saudi yang mendorong minyak mentah di atas USD100/barel, penguatan dolar AS, dan arus jual sektoral (infra -4,8%, energi -3,7%, material dasar -3%). Bank Indonesia intervensi paskan melalui NDF, spot, DNDF, dan pembelian SBN; cadangan devisa tetap kuat di US$146,3 miliar hingga akhir September 2026. Di sisi emiten, aksi korporat tetap dinamis: WSBP konversi utang Rp1,719 triliun, MAPI likuiditas blokir Rp285,5 miliar, dan ABMM ganti direksi.