Rupiah Menguat ke Rp17.870, BI Jaga Kebijakan 5,75%, IHSG Anjlok 0,83%
Di tengah tekanan dolar AS yang mereda dan koreksi harga minyak, rupiah Indonesia berhasil menguat 0,50% ke posisi Rp17.870 per dolar Amerika Serikat pada Rabu (30/9/2026). Namun, kekuatan mata uang tidak diikuti oleh pasar saham—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah anjlok 0,83% ke level 6.071. Bank Indonesia (BI) mempertahankan kebijakan suku bunga kebijakannya di 5,75%, setelah sebelumnya secara proaktif menaikkan 100 basis poin (bps) pada Mei-Juni 2026, jauh sebelum The Fed. Divergensi ini mencerminkan ketegangan sentimen pasar global yang masih tinggi meski ada peluang pemulihan pasca-konflik Timur Tengah.