Memuat data pasar...
Emiten.org
Emiten.org
Live
🏆 Best Score
Rupiah & BI netral ⏱ 6 menit

Bursa Calon Gubernur BI: Prabowo Panggil Sejumlah Sosok, Destry Damayanti Masuk Radar — Begini Dampaknya ke IHSG dan Rupiah

Bursa Calon Gubernur BI: Prabowo Panggil Sejumlah Sosok, Destry Damayanti Masuk Radar — Begini Dampaknya ke IHSG dan Rupiah
Gedung Bank Indonesia Yogyakarta / Wikimedia Commons

Nama Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif pengganti Perry Warjiyo yang mundur pada 25 Juli 2026 masih menjadi tanda tanya besar. Presiden Prabowo Subianto kembali memanggil sejumlah sosok untuk menguji kesiapan para kandidat, dan sampai saat ini belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI. Destry Damayanti yang kini menjabat Pjs Gubernur BI masuk dalam daftar kandidat yang dipertimbangkan, bersama sejumlah nama lain seperti Chatib Basri, Muliaman Hadad, dan Thomas Djiwandono. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut keputusan calon definitif ditargetkan rampung pekan ini, dengan DPR siap menggelar fit and proper test. Artikel ini mengupas lengkap bursa calon Gubernur BI, kriteria yang dicari, tantangan berat yang menanti pemimpin BI baru, serta bagaimana proses suksesi ini memengaruhi IHSG yang baru saja tembus 6.400 dan rupiah yang menguat ke Rp17.800-an.

Perombakan pucuk pimpinan bank sentral Indonesia memasuki babak paling krusial. Lebih dari dua pekan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan proses suksesi jabatan yang sangat penting bagi stabilitas moneter dan pasar keuangan nasional itu. Kabar terbaru, Prabowo dilaporkan telah memanggil sejumlah sosok sebagai bagian dari proses seleksi calon Gubernur BI definitif.

Proses Seleksi Berlanjut: Surpres Belum Dikirim, Keputusan Ditunggu Pekan Ini

📎 Baca Juga

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pihak istana masih memproses penggantian Perry Warjiyo. Hingga awal Agustus 2026, Presiden belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait calon definitif Gubernur BI. Ia sempat menyatakan bahwa keputusan calon Gubernur BI akan diputuskan pekan ini, dan Presiden masih banyak berdiskusi serta mempertimbangkan sejumlah nama yang masuk dalam bursa.

Perwakilan DPR merespons proses ini dengan menyatakan kesiapan untuk menggelar fit and proper test begitu nama resmi diterima. Anggota DPR menegaskan bahwa sosok calon Gubernur BI harus memiliki rekam jejak kebijakan moneter yang mumpuni, mampu berkoordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), serta menjaga independensi bank sentral dari tekanan politik maupun fiskal.

Deretan Kandidat di Bursa: Destry Damayanti hingga Chatib Basri

Nama Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI yang kini menjabat sebagai Pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI, menjadi kandidat terdepan dan paling banyak disebut. Destry diangkat sebagai Pjs Gubernur melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 26 Juli 2026 untuk menjaga roda kebijakan bank sentral pasca-pengunduran diri Perry. Pengalamannya yang lengkap di sektor ekonomi, perbankan, dan pasar keuangan membuatnya dianggap figur yang tepat, termasuk oleh Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian, yang menyebut Destry mampu menghadapi tantangan ekonomi global dan komunikasi pasar yang semakin kompleks.

Selain Destry, sejumlah nama lain turut meramaikan bursa. Muhammad Chatib Basri, ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, dan Muliaman D. Hadad, mantan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang kini menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, disebut-sebut dalam daftar. Nama lain yang beredar di publik termasuk Thomas A.M. Djiwandono, anggota parlemen sekaligus keponakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang pernah menjadi Wamenkeu, serta Aida S. Budiman dan Burhanuddin Abdullah, mantan Gubernur BI. Sementara itu, ekonom Purbaya Yudhi Sadewa telah menepis kabar dirinya mencalonkan diri dan menyatakan tidak mengajukan diri untuk jabatan tersebut.

Tantangan Baru Penjaga Bank Sentral: Tak Cuma Soal Suku Bunga

Sosok Gubernur BI yang baru akan langsung menghadapi lanskap kebijakan yang penuh tantangan. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Fakhrul Fulvian menilai pekerjaan rumah pemimpin BI baru bukan sekadar soal arah suku bunga, melainkan juga mencakup strategi komunikasi pasar yang efektif, pengelolaan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas global, dan menjaga kredibilitas kebijakan moneter.

Pasar datang dari momentum positif. Sepanjang pekan 3-7 Agustus 2026, IHSG melejit 2,78% ke level 6.409,65 dan menembus level psikologis 6.400 sekaligus menjadi penguat tertinggi di kawasan ASEAN, ditopang pembalikan aksi beli asing (net buy) serta geliat saham perbankan dan tambang. Di pasar valas, rupiah menguat 0,69% dalam sepekan dan ditutup di level Rp17.897 per dolar AS pada Jumat (7/8/2026), bahkan sempat menyentuh area Rp17.800-an. Kombinasi momentum pasar yang positif dan ketidakpastian suksesi bank sentral menjadikan kejelasan nama Gubernur BI baru sebagai katalis penting yang ditunggu pelaku pasar.

Rajutan: Apa yang Dicari Pasar dari Gubernur BI Baru?

Bagi investor, kejelasan kepemimpinan BI adalah bumbu stabilitas. Sikap pasar yang relatif tenang meski ada transisi di pucuk bank sentral menunjukkan ekspektasi bahwa arah kebijakan moneter, termasuk komitmen menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, akan tetap berlanjut. Kunci yang paling dinantikan adalah figur yang independen, memiliki rekam jejak kuat, dan mampu menavigasi ketegangan global — mulai dari konflik geopolitik Timur Tengah, kebijakan suku bunga The Fed, hingga dinamika arus modal asing.

Proses yang transparan dan tepat waktu akan memperkuat kepercayaan pasar. Dengan keputusan yang ditargetkan pekan ini, para investor kini mencermati satu per satu nama yang dipanggil ke Istana sebagai sinyal arah kebijakan moneter Indonesia untuk sisa masa jabatan hingga 2028.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
R
Redaksi Emiten.org

Tim redaksi Emiten.org — menyajikan analisis pasar modal Indonesia berbasis data dan AI. Mengutamakan akurasi, independensi, dan perspektif investor ritel sejak 2024.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Share: WhatsApp 𝕏 Twitter
Sumber: CNBC Indonesia - Prabowo Panggil Banyak Sosok untuk Calon Gubernur BI, Siapa Saja? (9 Agustus 2026), CNBC Indonesia - Prabowo Masih Cari Calon Gubernur BI Baru, Banyak Nama Masuk Daftar (7 Agustus 2026), CNBC Indonesia - Istana Ungkap Daftar Bursa Calon Gubernur BI: Ada Destry-Muliaman? (7 Agustus 2026), detikFinance - Prabowo Sudah Panggil Calon-calon Bos BI, Destry Damayanti Masuk Radar (8 Agustus 2026), detikFinance - Istana Putuskan Calon Gubernur BI Pekan Ini (7 Agustus 2026), Kompas.com - Prabowo Kantongi Nama Calon Gubernur BI, DPR Siap Fit and Proper Test (7 Agustus 2026), Kompas.com - Bursa Calon Gubernur BI, Tantangan Baru Tak Cuma Soal Suku Bunga (8 Agustus 2026), CNN Indonesia - Istana Sebut Nama Destry Damayanti Masuk Bursa Calon Gubernur BI (7 Agustus 2026), ANTARA News - Profil Destry Damayanti yang kini jadi Pjs Gubernur Bank Indonesia (26 Juli 2026), Bisnis.com - Rupiah Menguat 0,69% dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan (8 Agustus 2026), Bisnis.com - IHSG Melonjak 2,78% Jadi 6.409 Pekan Ini, Tertinggi di ASEAN, Asing Net Buy Rp695 Miliar (8 Agustus 2026)