TINS Cetak Laba Rp2,71 Triliun di Semester I-2026, Melonjak 805% — Harga Timah Cetak Rekor Jadi Katalis Utama
PT Timah Tbk (TINS) menutup paruh pertama 2026 dengan kinerja spektakuler. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,71 triliun, melonjak 804,70% dibandingkan Semester I-2025, sekaligus menembus 169% dari target laba bersih sepanjang 2026 sebesar Rp1,61 triliun. Pendapatan melonjak 247% menjadi Rp10,42 triliun, ditopang kenaikan volume penjualan logam timah 85% menjadi 10.984 metrik ton dan harga jual rata-rata yang naik 52% ke US$49.794 per metrik ton. Harga timah di London Metal Exchange (LME) sempat bertahan di atas US$50.000 per ton seiring defisit pasokan global. Artikel ini mengulas kinerja keuangan TINS, faktor pendorong, pandangan analis, hingga risiko yang perlu dicermati investor.