IHSG Anjlok 6,96% di September 2026, JPMorgan Tetap Proyeksikan ke Target 7.000 Akhir 2026
IHSG mengalami koreksi sebesar 6,96% pada September 2026, menjadi bulan dengan penurunan terdalam sejak pandemi, sementara akumulasi net sell investor asing mencapai Rp84 triliun hingga 7 Oktober 2026. Di tengah tekanan eksternal yang mengikut tekanan rupiah dan imbal hasil global, J.P. Morgan tetap memproyeksikan IHSG dapat mencapai level 7.000 pada akhir tahun 2026, didorong oleh positioning investor yang relatif rendah dan optimisme terhadap sentimen pasar. Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% meski Fed lagi, sementara short selling baru diluncurkan pada Oktober dan FTSE Russell mempertahankan status Indonesia sebagai pasar emerging market.