IHSG Anjlok ke Zona Merah, Pasar Ditarik Konflik Timur Tengah dan Tunggu Kebijakan BI Rate
IHSG mengalami koreksi kuat sejak 14 September 2026, turun sekitar 4,5% dari 6.534,69 —6.241,89, dengan pemicu utama eskalasi konflik Timur Tengah, lemahnya sektor energi (‐3,9%), dan tekanan harga minyak yang masih tinggi. Rupiah melemah ke Rp17.850/USD. BI menahan suku bunga acuan di 5,75% dalam RDG pertama di bawah Gubernur baru Destry Damayanti. Di tengah tekanan, IDX mengumumkan reformasi struktural: minimum saham turun dari Rp50.000 ke Rp1.000 per saham, mulai 28 September 2026.